Showing posts with label FINANCE. Show all posts
Showing posts with label FINANCE. Show all posts

Wednesday, 3 December 2014

tujuan dan manfaat magang

Ruang Lingkup Magang
Keuangan ( Finance ) adalah salah satu ilmu yang sangat penting untuk diketahui oleh bagian pemeriksa dan kelompok fungsional agar bisa memeriksa jumlah pajak yang harus dibayar wajib pajak ( WP ) berdasarkan laporan keuangan yang diberikan wajib pajak ( WP ) dan memeriksa apabila ada ketidakcocokan jumlah pajak yang dibayar wajib pajak ( WP ) secara sukarela dengan hasil pemeriksaan dan perhitungan dari bagian pemeriksaan kantor pajak.
Perguruan tinggi di harapkan dapat menghasilkan lolosan yang berkompetensi dan siap guna. Untuk menghasilkan mahasiswa/i yang memiliki kompetensi memadai, tidak hanya di dukung dengan pengadaan kelas dan belajar teori saja tetapi dapat dengan melakukan praktik langsung di lapangan, hal ini membuat teori dan praktek kerja menjadi hal yang seimbang dan memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa/i. Selain untuk menciptakan lulusan yang berkompeten, hal ini juga mendukung hubungan yang baik antara lembaga pendidikan dengan perusahaan yang memiliki bidang terkait dalam mewujudkan kebutuhan SDM yang baik. Oleh karena itu, maka Institut Manajemen Telkom sebagai salah satu lembaga pendidikan di Indonesia memasukkan mata kuliah magang sebagai mata kuliah wajib. Dengan harapan agar mahasiswa/i yang melaksanakan magang memiliki pengalaman kerja dan dapat mempraktekkan secara langsung teori-teori yang telah di dapat. Mata kuliah magang ini sekaligus membuka wawasan mahasiswa/i terhadap lingkungan industri bisnis pada dunia nyata.
  Tujuan dan Manfaat Magang
Kegiatan magang yang dilaksanakan di KPP Pratama Padang di seksi pemeriksaan berlangsung selama 30 hari kerja, memiliki tujuan dan manfaat dari pelaksanaan magang tersebut.
  Tujuan Magang
1)      Untuk menambah wawasan dan keterampilan serta memperoleh pengalaman kerja selama mengikuti kegiatan magang di Seksi Pemeriksaan di KPP Pratama Padang.
2)      Membina hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan perusahaan, dalam hal ini Institut Manajemen Telkom dengan KPP Pratama Padang.
3)      Untuk memperkaya kualitas dan kompetensi mahasiswa dalam mengaitkan dan menggunakan relevansi teori sebagai solusi untuk hal-hal yang muncul di dunia kerja.
4)      Untuk mengaplikasikan teori-teori ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan perkuliahan di Institut Manajemen Telkom ke bentuk praktik yang nyata di dunia kerja.
5)      Untuk meningkatkan kemampuan dalam menghadapi dan mengatasi masalah baru yang muncul dalam dunia kerja sehari-hari guna membangun jiwa kerja yang tangguh, handal dan profesional.

  Manfaat Magang
Terdapat dua jenis manfaat yang dirasakan baik bagi penulis serta bagi Institut Manajemen Telkom setelah melakukan kegiatan magang selama 30 hari kerja di Seksi Pemeriksaan di KPP Pratama Padang.

§  Manfaat Akademis bagi Penulis
1)      Memberi pengalaman bagaimana cara komunikasi dengan para pekerja kantor pajak, dimana pada kegiatan magang di Seksi Pemeriksaan, peserta magang harus bisa berkomunikasi dengan istilah keuangan ketika ingin meminta data kepada pegawai lain di Seksi Pemeriksaan.
2)      Menambah pengetahuan mengenai cara-cara yang dilakukan oleh Seksi Pemeriksa di kantor pajak dalam  memeriksa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) wajib pajak ( WP ) .
3)      Memperkaya pemahaman penulis terhadap dunia kerja karena mampu menjadi sarana orientasi yang tepat terhadap lingkungan dunia kerja yang nyata.
4)      Membangun hubungan yang baik dengan pegawai KPP Pratama Padang.

§  Manfaat Akademis bagi Institut Manajemen Telkom
1)      Hasil kuliah magang para mahasiswa diharapkan dapat dijadikan umpan balik bagi Institut Manajemen Telkom, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan wawasan pengetahuan praktis tenaga pengajar, muatan kurikulum lokal, serta variasi dan kedalaman materi perkuliahan secara keseluruhan.
2)      Mendapat citra baik dari kantor yang bersangkutan dan masyarakat pada umumnya.
3)      Diharapkan makin terbina jalinan komunikasi yang baik dan saling menguntungkan antara Institut Manajemen Telkom dengan masyarakat luas, khususnya dengan kalangan perusahaan dan industri telekomunikasi dan informatika maupun institusi pemerintah.

§  Manfaat Praktis bagi Penulis
1)      Mengembangkan karakter profesional yang dibutuhkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja yang nyata.
2)      Sebagai wadah untuk mempersiapkan diri dalam kegiatan yang berkaitan dengan penyusunan tugas akhir.
3)      Membantu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepadamahasiswa tentang kondisi kerja yang terdapat di lapangan secara nyata.
4)      Memperoleh masukan dan umpan balik untuk meningkatkan dan memperbaiki kemampuan serta keahlian mahasiswa.

§  Manfaat Praktis Bagi Institut Manajemen Telkom
Pelaksanaan kegiatan magang ini diharapkan dapat membina hubungan baik dan kerja sama antara Institut Manajemen Telkom dengan KPP Pratama Padang, masyarakat luas, industri telekomunikasi dan informatika maupun institusi pemerintah.
§  Manfaat Praktis Bagi Perusahaan
1)      Menjalin hubungan baik dengan Institut Manajemen Telkom dan peserta magang, sehingga diharapkan dapat membantu kelancaran program magang selanjutnya.

2)      Mendapat bantuan tenaga keuangan untuk membantu pekerjaan-pekerjaaan yang membutuhkan tenaga diluar pihak perusahaan tanpa harus membuka proses rekrutmen baru dan mendapatkan bantuan riset yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian bagi perusahaan.

bab 1 magang di kantor pajak

Profil Singkat Perusahaan
Bangunan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padang yang berada  di Jalan Bagindo Aziz Chan No.26 Padang merupakan gabungan dari beberapa unit Satuan Kerja yaitu Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan  dan Kantor Pemerikasaan dan penyidikan Pajak.
Penggabungan beberapa unit Satuan Kerja ini menjadi satu berdasarkan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 132/PMK.01/2008 Tanggal 6 mei 2008.
Mulai beroperasinya Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padang tanggal 9 september 2008 ditandai dengan :
1.      Nota Dinas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Barat dan Jambi tanggal 9 september 2008 nomor : ND-51/WPJ.27/BG.01/2008 yang memerintahkan Drs.Mohammad Ntai sebagai kepala kantor pelayanan pajak pratama padang terhitung mulai tanggal 9 september 2008.
2.      Nota Dinas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Barat dan Jambi Nomor : ND-52 /WPJ.27/BG.01/2008 tanggal 9 september 2008 tentang penempatan sementara pejabat Eselon IV terhitung mulai tanggal 9 September 2008.
3.      Penempatan pelaksana terhitung mulai tanggal 9 September 2008 dengan keputusan Direktorat Jenderal Pajak Nomor: KEP-158/PJ./2008 tanggal 26 Agustus 2008 tentang pembebasan para coordinator serta pemindahan dan pengukuhan para pelaksana di Lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Barat dan Jambi.
Surat keputusan tersebut dibuat kerna menimbang bahwa dalam rangka pendayagunaan aparatur Negara serta menetapkan tugas-tugas Direktorat Jenderal Pajak, Maka untuk kepentingan dinas dipandang perlu untuk membebaskan para coordinator pelaksana serta memindahkan dan mengukuhkan para pelaksana di lingkungan kantor wilayah direktorat jenderal pajak sumatera barat dan jambi.

Dengan dasar Surat Edaran dan Peraturan Menteri Keuangan tentang reformasi atau penggabungan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak maka Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunnan dan Kantor Pelayanan Pajak serta Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak dilebur menjadi satu Satuan Kerja. Dan sekarang beroperasi menjadi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padang. Seiring dengan perubahan nama instansi Kantor Pelayanan Pajak menjadi Kantor Pelayanan Pajak Pratama, maka struktur organisasi di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak  Pratama Padang juga mengalami perubahan. Perubahan nama ini diatur sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan.

Praktek Manajemen Perusahaan
Seluruh praktek manajemen KPP Pratama Padang berasal dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62/PMK.01/ yang berisi menjalankan kebijakan dan pelayanan di bidang perpajakan kepada Wajib Pajak yang telah ditetapkan.
KPP Pratama Padang  mempunyai tugas melaksanakan penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan Wajib Pajak di bidang Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, dan Pajak Tidak Langsung Lainnya.
Kegiatan KPP Pratama Padang meliputi:
1. Pengumpulan, pencarian dan pengolahan data, pengamatan potensi perpajakan, dan penyajian informasi perpajakan;
2. Penetapan dan penerbitan produk hukum perpajakan;
3. Pengadministrasian dokumen dan berkas perpajakan, penerimaan dan
pengolahan surat pemberitahuan, serta penerimaan surat lainnya;
4. Penyuluhan perpajakan;
5. Pelaksanaan registrasi wajib pajak;
6. Pengatausahaan piutang pajak dan pelaksanaan penagihan pajak;
7. Pelaksanaan pemeriksaan pajak;
8. Pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan wajib pajak;
9. Pelaksanaan konsultasi perpajakan;
10. Pelaksanaan intensifikasi;
11. Pembetulan ketetapan pajak;
12. Pelaksanaan administrasi kantor.

Dengan praktek manajemen seperti yang telah diuraikan diatas maka lebih lanjut akan diuraikan tugas setiap seksi dan bagian. Berikut ini adalah seluruh tingkatan pekerjaan di KPP Pratama Padang beserta tugas-tugasnya :

1.    Kepala kantor Pelayanan Pajak
Menerima konsep penerbitan ketetapan pajak/produk hukum serta    menelitinya.
2.    Kelompok Jabatan Fungsional
Bertindak sebagai supervisor terhadap seksi pemeriksa.
3.  Sub Bagian Umum
Mempunyai Tugas Membantu pelaksanaan tugas pelayanan kesekretariatan melalui kegiatan tata usaha dan kepegawaian, keuangan, rumah tangga serta perlengkapan untuk menunjang kelancaran tugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama.
 4.    Seksi pengolahan Data dan Informasi
Mempunyai Tugas Membantu Pelaksanaan Pengumpulan, pengolahan data, penyajian informasi perpajakan, perekaman dokumen perpajakan, pelayanan dukungan teknis computer, pemantauan aplikasi e-SPT dan e-filing serta penyiapan laporan kinerja.
5.    Seksi Pelayanan
Mempunyai Tugas Membantu pelaksanakan penetapan dan penerbitan produk hokum perpajakan, penerimaan dan pengolahan surat pemberitahuan, serta penerimaan surat lainnya, penyuluhan perpajakan, dan pelaksanaan registrasi Wajib Pajak sesuai ketentuan yang berlaku. 
6. Seksi Penagihan
Mempunyai tugas Melakukan urusan penundaan dan angsuran tunggakan pajak, penagihan aktif, usulan penghapusan piutang pajak, serta penyimpanan dokumen-dokumen penagihan. 
7.    Seksi Pemeriksaan
Mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana pemeriksaan, penerbitan dan penyaluran Surat Perintah Pemeriksaan Pajak serta dministrasi pemeriksaan perpajakan lainnya. 
8. Seksi Ekstensifikasi Perpajakan
Mempunyai tugas melakukan pengamatan potensi perpajakan, pencarian dari pihak ketiga, pendataan obyek dan subyek pajak dalam rangka ekstensifikasi perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku serta menyaipkan konsep surat tugas dalam rangka pelaksanaan pengamatan potensi perpajakan, pendataan obyek dan subyek pajak, penilaian obyek pajak. 
9. Seksi Pengawasan dan Konsultasi I,II,III dan IV
Mempunyai tugas melaksanakan pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan wajib pajak, bimbingan/himbauan kepada Wajib Pajak dan konsultasi teknis perpajakan, penyusunan Profil Wajib Pajak, analisis kinerja wajib pajak, rekonsiliasi data Wajib Pajak dalam rangka intensifikasi dan melakukan evaluasi hasil banding berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Wednesday, 19 November 2014

Masalah Keuangan dan Pelajarannya

Masalah keuangan

Pelajaran dari Enron

Pada tanggal 2 Desember 2001, Enron Corporation dinyatakan bangkrut. Kegagalan enron mengejutkan komunitas bisnis karena ukuran dan kehebatan perusahaan itu. Barang kali yang paling mengesankan adalah fakta bahwa enron Corp, telah disebut sebagai perusahaan paling inovatif di Amerika oleh majalah Fortune selama enam tahun berturut-turut. Dan hadiah terakhir diberikan pada bulan januari 2001. Kegagalan Enron mendominasi pers keuangan selama berbulan-bulan sesudahnya dan juga mengakibatkan diadakannya serangkaian dengar pendapat kongres tingkat tinggi.

Dalam ekonomi kapitalis, perusahaan dibentuk oleh para wirausahawan-sebagian tumbuh menjadi besar, menjadi perusahaan public seperti Enron, dan banyak lagi akhirnya gagal. Lantas mengapa kegagalan Enron begitu penting ? bagaimanapun juga, kegagalan sekedar bukti bekerjanya prinsip survival yang terkuat menurut Darwin.

Persoalan yang berakar di dalam Enron setelah kegagalan itu telah membuat banyak investor mempertanyakan memadai atau tidaknya pelaporan kepada public. Misalnya, di mana saja para analis dan lembaga penentu kredit. Dimana auditor perusahaan dan mengapa mereka tidak melaporkan apa yang tampak di depan mata sehingga mengabaikan standar pelaporan kepada komite dewan direktur?
Kepercayaan investor kepada system pelaporan public tergoncang. Pengaruh politik, kebohongan dan skandal. Bahkan majalah National Enquirer memajang sampulnya mengenai Enron. Selain kemungkinan kejahatan oleh para eksekutif Enron, Enron juga menjadi salah satu penyumbang dana terbesar bagi kedua partai politik.

Pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa memaksimalkan nilai saham tidak selalu merupakan hal terbaik yang harus dilakukan. Bila ada ketidaknyambungan antara harga pasar sekarang dengan nilai intrinsic perusahaan, maka usaha untuk memanipulasi nilai saham tampaknya mungkin dilakukan dalam jangka pendek. Dalam keadaan seperti ini, bisa muncul berbagai persoalan bila perusahaan menggunakan kompensasi berbasis ekuitas yang didasarkan atas perbandingan kinerja dengan harga saham atau pengembalian. Situasi ini dapat membuat pandangan manajerial sempit dan hanya terfokus untuk menggembar-gemborkan potensi perusahaan kepada investor agar dapat meraih valuasi pasar yang lebih tinggi dari saham perusahaan.

Pelajaran yang lain adalah kepercayaan dan kredibilitas merupakan hal yang esensial bagi kesuksesan bisnis. Apakah perusahaan bisa jalan atau tidak secara kritis terletak pada kredibilitas perusahaan terhadap para pelangga, karyawan, regulator, investor bahkan secara tertentu para kompetitornya. Secara khusus ini kritis sekali bagi perusahaan dagang seperti Enron yang bisnis utamanya pada kemauan para rekanan dagang perusahaan untuk mempercayai kemampuan Enron untuk siap sedia pada saat harus membereskan. Bila kepercayaan komunitas investasi diuji dengan terbongkarnya kerugian dari salah satu investasi terbesarnya kemudian terbongkarnya ketidakseimbangan neraca Enron, bisnis dagang Enron pun menguap.


Masalah keuangan 2

Siapa yang kita percaya jika bukan manajemen?

Pada beberapa kejadian khusus, manajemen menyediakan informasi akuntansi yang tidak akurat kepada para invesor, bahkan kadang dengan tujuan untuk mengelabui. Jika sudah memiliki tujuan untuk mengelabui pasti akan mengalami kerugian. Banyak perusahaan besar dengan nama baik dapat membuat beberapa kekeliruan besar dan kemudian mencoba untuk menutupi keadaan yang sebenarnya dengan menggunakan metode akuntansi yang menyesatkan. Ketika ini terjadi, maka kepercayaan yang hilang tidak bisa dihindari.

Berdasarkan keterangan tersebut maka penting untuk menerima nasihat dari CEO Harley Davidson INC yaitu :
1.       Pahamilah bahwa tidak semua bisnis itu sama. Apa yang dijalankan oleh suatu lingkungan belum tentu dijalankan oleh lingkungan yang lain. Maka, dedikasikanlah diri anda kepada pelajaran yang lebih fundamental. Namun, pada penerapannya harus lebih fleksibel dan terbuka pada lingkungan perusahaan dan industry yang berbeda yang mungkin akan anda hadapi.
2.       Berani dan mau melakukan eksperimen dengan sesuatu yang berbeda. Nasihat ini sangat berarti bagi setiap orang dan juga bagi perusahaan-perusahaan. Perusahaan yang memfokuskan pada wilayah, produk atau kemampuannya kemudian mengatasinya. Jika anda selalu mengikuti perusahaan lain, anda akan menjadi suatu perusahaan yang biasa-biasa saja. Kebesaran datang dari keinginan untuk melangkah lebih jauh dan menjadi lebih baik dari perusahaan pesaing.

Satu hal yang mungkin harus diketahui yaitu resiko terjadi dan masa depan itu tidak tetap.
Dalam berbagai bidang teknologi tinggi, masalah yang sering timbul adalah sementara kita dapat meramalkan masa depan, prakiraan it uterus menerus berubah dengan berubahnya teknologi. Sektor telekomunikasi telah menunjukkan betapa cepatnya perubahan bisa terjadi. Jangan sampai terus memproduksi barang tanpa melihat atau memantau pasar karena pasar selalu bergerak dan berubah.

Tuesday, 7 October 2014

Cara Menghitung BEP dan NPV

BEP (Break Even Point)
BEP adalah suatu titik atau keadaan yang menjelaskan dimana jumlah keuntungan sama dengan seluruh biaya atau beban atau biasa disebut juga dengan impas.



Net Present Value (NPV)
adalah dimana kita akan menghitung nilai keuntungan yang akan didapat pada waktu sekarang